REYDESTA FRIZZA SAPUTRA ( Makan Bergizi Gratis )
Makan Bergizi Gratis dan SDM Unggul
https://www.setneg.go.id/baca/index/makan_bergizi_gratis_dan_sdm_unggul
“Program Makan Bergizi Gratis menjadi strategis lantaran dapat memberdayakan ekonomi di tingkat desa hingga provinsi karena melalui uang makan untuk tiap anak akan beredar Rp 8 miliar per desa per tahun. Kita akan balikkan yang uang tersedot ke pusat, ke Jakarta, kita balik uang sekarang akan turun ke desa-desa, ke daerah-daerah”.
(Sambutan Presiden Prabowo Subianto dalam Penyerahan DIPA 2025, 10 Desember 2024)
Secara sederhana kualitas SDM yang unggul ditandai oleh individu yang sehat, cerdas, dan produktif yang prasyaratnya adalah terpenuhinya kebutuhan nutrisi masyarakat, khususnya kalangan generasi muda. Namun ironinya SDM Unggul yang kita cita-citakan sebagai pilar utama pencapaian Indonesi Maju, masih menghadapi tantangan yang membutuhkan perhatian besar dari kita bersama untuk mencarikan solusinya.
Tantangan gizi buruk dan stunting masih menjadi hambatan serius di Indonesia. Menurut Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022, angka prevalensi stunting di Indonesia berada di angka 21,6% meskipun sudah mengalami penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pemerintah memiliki target untuk menurunkan angka stunting menjadi 14% pada 2024.
Selain stunting, gizi buruk juga menjadi tantangan lainnya yang dapat mempengaruhi kualitas SDM mendatang karena gizi yang buruk di masa pertumbuhan akan berdampak signifikan terhadap perkembangan kognitif, fisik, dan kemampuan belajar seseorang, yang pada akhirnya memengaruhi produktivitas di masa depan. Data Kementerian Kesehatan menyebutkan bahwa 3,8% anak balita di Indonesia mengalami gizi buruk.
Hal ini berarti masih ada jutaan anak yang berpotensi mengalami hambatan pertumbuhan dan perkembangan. Situasi ini memerlukan kebijakan terobosan untuk memastikan pemenuhan nutrisi di seluruh lapisan masyarakat, terutama di kalangan anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa.
Urgensi Program Makan Bergizi Gratis
Program Makan Bergizi Gratis hadir sebagai solusi konkret untuk memastikan setiap individu, terutama anak-anak sekolah, memperoleh akses terhadap makanan yang sehat dan bergizi. Dengan gizi yang terpenuhi sejak dini, anak-anak Indonesia diharapkan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, kuat, dan siap bersaing di tingkat global.
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, melihat urgensi dari permasalahan stunting dan gizi buruk, telah menyusun langkah-langkah strategis untuk memastikan keberhasilan program ini, antara lain dengan pemberian makanan bergizi di sekolah-sekolah baik di tingkat dasar maupun menengah. Setiap sekolah bekerja sama dengan penyedia makanan lokal untuk menyiapkan makanan sehat yang memenuhi standar gizi yang ditetapkan Kementerian Kesehatan.
Selain itu, implementasi program Makan Bergizi Gratis juga mendorong keterlibatan petani, peternak, dan nelayan lokal sebagai pemasok utama bahan makanan bergizi. Hal ini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha kecil, tetapi juga memastikan keberlanjutan rantai pasok pangan nasional.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan langkah awal yang krusial untuk membangun fondasi SDM unggul yang bercermin pada best practice yang dilakukan oleh negara-negara lain sebagai salah satu cara dalam mempersiapkan SDM Unggulnya. Beberapa negara telah lebih dahulu menerapkan program serupa dan membuktikan keberhasilannya dalam mendukung pembangunan SDM unggul.
yahya : wowww
ReplyDeletesidqi: kurang king foto nya
ReplyDeleteKurang fotonya pak Prabowo
ReplyDeleteawas keracunan
ReplyDeletegandem ya za
ReplyDelete